Semangat gotong royong dan kemandirian ditunjukkan secara nyata oleh warga dari dua kecamatan di Kabupaten Lampung Barat. Tanpa menunggu bantuan dari pemerintah, warga Pemangku Campur Rejo (Pekon Pampangan, Kecamatan Sekincau) dan Pemangku Sidomakmur (Pekon Bakhu, Kecamatan Batu Ketulis) bahu-membahu membangun jembatan penghubung antar-wilayah.
Jembatan yang dibangun ini menjadi urat nadi penting bagi mobilitas penduduk. Meski konstruksinya tergolong sederhana, jembatan ini dirancang cukup kuat untuk menunjang aktivitas harian masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil pertanian yang menjadi sumber ekonomi utama di kedua pekon tersebut.
Murni Dana Swadaya dan Tenaga Rakyat
Hal yang paling menginspirasi dari pembangunan ini adalah sumber pendanaannya. Seluruh biaya pembangunan diketahui berasal dari dana swadaya murni masyarakat setempat. Warga secara sukarela menyisihkan rezeki mereka dan menyumbangkan tenaga untuk memastikan akses transportasi ini terwujud.
Dengan adanya jembatan ini, jarak tempuh antar-kecamatan menjadi lebih singkat dan distribusi hasil tani lebih lancar.
Akses Vital Pertanian
Sebelum adanya jembatan permanen hasil swadaya ini, warga seringkali kesulitan saat musim penghujan atau ketika membawa beban berat hasil bumi. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat:
Mempercepat akses transportasi antar-pekon.
Menurunkan biaya angkut hasil pertanian bagi petani kopi dan sayur.
Meningkatkan interaksi sosial antar-warga di dua kecamatan berbeda.
Harapan Perhatian Pemerintah
Meskipun warga telah berhasil membangun jembatan secara mandiri, mereka tetap menaruh harapan besar kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat. Aksi swadaya ini diharapkan menjadi "ketukan pintu" bagi dinas terkait agar segera memberikan perhatian lebih lanjut.
Warga berharap pemerintah dapat:
Melakukan peninjauan terhadap kelayakan dan keamanan jembatan.
Memberikan peningkatan kualitas infrastruktur, seperti pengaspalan jalan penghubung atau peningkatan konstruksi jembatan menjadi permanen di masa mendatang.
Mendukung keberlanjutan pembangunan infrastruktur pedesaan agar ekonomi kerakyatan dapat tumbuh lebih cepat.