PEKON - Pampangan, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) merupakan pekon mapan dalam urusan adminstrasi pemerintahan pekon di 'Bumi Beguai Jejama' tersebut.
Hal itu dibuktikan salah satunya mampu menjadi pekon pertama dari 131 pekon di Lampung Barat yang menyandang status Desa Mandiri bersama Pekon Giham Sukamaju berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI.
Tahun ini dalam memanfaatkan Anggaran Dana Desa (ADD) mengacu pada Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 104, Tahun 2021 untuk pemulihan ekonomi. Yakni Empat Puluh Persen (40%) Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), Dua Puluh Persen (20%) Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dan Delapan Persen (8%) Dana Desa untuk penanganan Covid 19.
Untuk BLTDD didistribusikan kepada 126 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yakni per-KPM menerima Rp. 300.000 setiap satu bulan, sehingga dalam satu tahun menerima Rp. 3.600.000, artinya total keseluruhan dana yang digelontorkan nyaris mencapai setengah miliar rupiah atau persisnya sebesar Rp. 453.600.000.-
Sementara untuk program ketahanan pangan, sekaligus mendukung program Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus tentang Pangan Mandiri (PM), bidang hewani penyaluran bantuan ternak kambing dan ayam kepada kelompok tani dan wanita tani.
Bidang nabati, yakni budidaya buah anggur yang diberikan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Dasawisma, dan tidak kalah pentingnya untuk program jangka menengah dan panjang pembangunan jalan produksi di Pemangku Campur Rejo.
Kemudian kegiatan fisik lainnya, tahun ini dengan anggaran yang ada dan sudah dijalankan sesuai dengan Kepres Nomor 104 Tahun 2021, Pekon yang sudah berstatus Mandiri selama empat tahun dengan telah menorehkan berbagai prestasi baik kancah nasional, provinsi dan kabupaten tersebut hanya mampu melakukan rehab lanjutan Gedung Serba Guna (GSG). Bahkan dikatakan Peratin Agung Imam Prasetyo, untuk kegiatan fisik di tahun berikutnya masih fokus dengan pembangunan lanjutan GSG.
2022 ini Pekon Pampangan mengikuti program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Kementerian Pusat Statistik, dimana dari Lima pekon yang ikut Desa Cantik, Badan Pusat Statistik (BPS), yakni Pekon Sebarus Kecamatan Balik Bukit, Pekon Puralaksana Kecamatan Way Tenong, Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedung Surian, dan Pekon Ulukrui, Kecamatan Waykrui, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Pekon Pampangan yang masuk dalam penilaian Desa Cantik tingkat nasional.
Karena itu Juru Tulis (Jurtul) Pampangan Agung Widadi, mendampingi Peratin Agung Imam Prasetyo, menegaskan dalam lomba Desa Cantik tingkat nasional target yang dipasang menang.
"Harapan kita dengan Desa Cantik ini mampu meningkatkan peralatan berbasis teknologi, peningkatan pembangunan dan bantuan yang disalurkan kepada rakyat tepat sasaran dengan data yang valid," imbuhnya. (Rinto)
Sumber : Radar Lambar